Mengenal H Afifuddin Lubis, Ketua Tanfidziah PWNU Sumut

sumber
NAHDLATUL ULAMA HUMBAHAS -- H Afifuddin Lubis dan KH Mahmuddin kembali terpilih masing-masing sebagai Ketua Tanfidziah dan Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama  (PWNU) Sumatera Utara (Sumut) dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) XVII NU Sumut, Ahad (23/7) di Berastagi Cottage, Kabupaten Karo. Keduanya terpilih melalui proses pemilihan oleh 31 Pengurus (PC) NU kabupaten/kota se-Sumut.

Dalam sidang pleno proses pemilihan yang dipandu Ketua PBNU, Robikin Emhas, KH Suwadi Pranoto dan perwakilan PWNU Sumut H Muhammad Hatta Seregar, diawali dengan pemilihan Rais Syuriah dengan sistem musyawarah mufakat. Dari tujuh nama bakal calon yang muncul disepakati KH Mahmuddin Pasaribu sebagai Rais Syuriah PWNU Sumut masa bakti 2017-2022.

Selanjutnya dilanjutkan pemilihan Ketua Tanfidziah diawali dengan penjaringan calon. Muncul dua kandidat bakal calon yakni H Afifuddin Lubis dan Dr H Syafii Siregar. Keduanya mendapat dukungan sesuai dengan Tata Tertib Persyaratan Bakal Calon minimal didukung oleh 10 pemilik suara yang sah dari  31 suara PCNU kabupaten/kota, satu suara perwakilan PBNU dan satu suara perwakilan PWNU Sumut.

Pada tahap penjaringan bakal calon, Afifuddin mendapat dukungan 22 sauara dan Syafii 11 suara. Namun pada saat pemilihan calon atau putaran kedua Afifuddin meraih 23 suara, Syafii 9 suara, dan satu suara tidak sah.

Ketua PBNU Robikin Emhas menyampaikan apresiasi terhadap berjalannya Konferwil XVII NU Sumut  yang berjalan secara demokratis tanpa perdebatan berarti. Ini menunjukkan pengurus NU di Sumut sudah semakin dewasa. Diharapkan kepada Rais Syuriah terpilih sebagai ketua formatur dan Ketua Tanfidziah sebagai sekretaris untuk segera menyusun kepengurusan PWNU Sumut.

Ketua PWNU Sumut priode 2017-2022, Afifuddin Lubis menyampaikan terima kasih kepada peserta Konferwil yang memberikan amanah untuk kemajuan NU Sumut lima tahun ke depan. Dirinya meminta dukungan seluruh PCNU kabupaten/kota dan warga Nahdliyin bersama-sama membangun NU sebagai organisasi yang baik dan besar.

"Kita hilangkan perbedaan yang muncul dalam Konferwil ini, mari bersama-sama membangun NU untuk lebih baik lagi," ujar Afifuddin. (sumber)

Post a Comment

0 Comments